KONSEP BUKU NON FIKSI
Judul : Konsep Buku Non
Fiksi
Pertemuan ke : 14
Hari/tanggal : Senin, 6 Pebruari
2023
Narasumber : Muhsiin, M.Pd
Moderator : Yandri Novita Sari,
S.Pd
Fiksi dan nonfiksi tentu dua hal yang berbeda. Perbedaan buku fiksi dan
nonfiksi diantaranya bisa ditinjau dari bagian isi buku. Buku fiksi ditulis
berdasarkan imajinasi, sehingga isi dari jenis buku ini lebih banyak berupa
cerita yang menghibur dan membangkitkan emosi sedangkan non fiksi adalah suatu
karangan yang isinya bukanlah imajinasi tetapi merupakan suatu karya seni yang
faktual atau mengandung kebenaran.
Narasumber pertemuan kali ini adalah IBu Musiin atau akrab dipanggil Bu Iin
merupakan guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Tarokan Kediri kelahiran Kota Tahu
Takwa Kediri. Bu Iin juga merupakan
peserta KBMN gelombang 8 yang berhasil duet dengan Prof. Eko Indrajit, karya
buku mayor beliau berjudul Literasi Digital Nusantara Meningkatkan Daya Saing Generasi
Muda Melalui Literasi. Selain menjadi penulis, beliau juga Founder Organisasi
Swadaya Masyarakat YAPSI dan juga Founder PT In Jaya. Kemudian juga tidak kalah hebatnya, alumni IKIP Negeri Malang ini juga berhasil
menempuh Short Course di SEAMEO RELC di Singapura pada tahun 2015.
Pengertian tulisan nonfiksi
Merupakan tulisan yang bersifat objektif dan berbasis data dan fakta. Bahasa
yang digunakan juga bersifat denotatif, apa adanya. Ini merupakan contoh-contoh
tulisan nonfiksi.
Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:
1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke
sulit atau dari sederhana ke rumit)
Contoh: Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per
butir. Pola ini diterapkan pada
buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab
setara)
Proses penulisan buku nonfiksi
terdiri dari 5 langkah, yakni
1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan
Langkah Pertama , Pratulis
1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka
Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi
adalah parenting, pendidikan, motivasi dll. Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide
yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status
Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku
9. Survey
10. Wawancara
Artinya, kita tidak akan bisa menulis dengan bagus, jika kita tidak pernah
membaca dan mengupdate pengetahuan kita.
Referensi penulisan buku bisa
dari sumber berikut ini.
1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampilan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan
Inilah " a book inside you”
Tahap berikutnya membuat
kerangka.
BAB 1 Penggunaan Internet Di
Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna
Internet
B. Karakteristik
Generasi Dalam Berinternet
BAB 2 Media Sosial
A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial
BAB 3 Literasi Digital
A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi
Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital
Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital
BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat
BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62
A. Perkembangan Gerakan
Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa
Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset
Warganet +62
Dalam menulis isi buku berdasarkan kerangka yang dibuat, saya mengikuti
nasihat Pak Yulius Roma Patandean di Channel beliau
(https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be
Anotomi Buku, diantaranya:
1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan
(OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar
(OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih
(OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis
Sekian coretan kali ini, semoga bermanfaat

Komentar
Posting Komentar