USAHA
PENERBITAN BUKU
Resume ke. : 30
Hari, tgl. : Jumat, 17 Maret 2023
Tema. : Usaha Penerbitan Buku
Narasumber. :
Mukminin, S.Pd., M.Pd.
Moderator. :
Muliadi, M.Pd.
Syukur alhamdulillah malam ini
pertemuan terakhir KBMN yang ke 30. Beberapa hari ini suhu yang ada di daerah
Prigi sangat meningkat suhunya. Panas yang tinggi ditambah curah hujan yang
tidak ada sama sekali membuat suhu sangat meningkat.
Kelas Menulis Nusantara bersama
PGRI yang dicetuskan oleh Om Jay yang dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan
sungguh memberikan kesan yang mendalam. Rangkuman dari kegiatan pertama sampai
terakhir 30 kegiatan dituutp dengan materi malam ini yaitu usaha penerbitan
buku.
Dengan narasumber Pak Mukminin,
merupakan narasumber yang luar baisa dengan latar belakang pendidikan yang luar
biasa. Narasumbernya yang luar biasa, Bapak Mukminin, S.Pd.,M.Pd.
Lahir di Jombang, 6 Juli 1965. Lulusan SDN dan SMP Segodorejo Sumobito
1979, Lulus SPN Jombang 1985, Lulus D2 IKIP NEGERI Surabaya
th.1987. Lulus S 1 IKIP PGRI Tuban 1998. Lulus S 2 UNISDA LAMONGAN 2012.
Jurusan Bahasa dan Sarta Indonesia.
Sudah 32 tahun beliau
berdinas sebagai guru di SMP I Kedungpring Lamongan sejak 1989 sampai
sekarang.
Di dunia tulis menulis, beliau
telah menulis 6 buku solo, yaitu :
1. 55 Pantun Nasihat
th.2020 penerbit Kelompok Majas Bojonegoro.
2. Jurus Jitu Menjadi Penulis
Handal Bersama Para Pakar. Penerbit Kamila Press 2020. Merupakan buku
terlaris.
3. Kidung Hati ( Kamila Press
Lamongan, 2021)
4. LARON Kumpulan Puisi 2.0 (
KAMILA PRESS LAMONGAN, 2022)
5. Nusantara Berpantun Antologi
65 Pantun Nasehat ( Kamila Press 2022).
6. Dari Pengantar Jadi Buku (
Kamila Press 2022).
Untuk lebih lengkapnya bisa di
simak di link berikut :
https://cakinin.blogspot.com/2020/10/curiculum-vitae.html
Sebuah quote dari mujahid
mesir, Sayyid Qutb rasanya patut menjadi renungan dan menjadi motivasi,
demikian narasumber memberi memulai kelas.
"Satu peluru hanya
mampu menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menembus ribuan dan bahkan
jutaan kepala. Pengaruh tulisan itu
luar biasa besar dan luas. Lihat saja buku Ihya Ulumiddin karya Imam
Alghazali, buku yang terbit lebih seribu tahun yang lalu itu hingga kini terus
dibaca dan mempengaruhi orang. Demikian kalimat yang melesat dan
mengenai sasaran ke jantung kami semua sebagai calon penulis. Quote
itu semakin melecut semangat kami untuk terus bersemangat dalam menulis.
Terutama untuk DIRIKU.
Beliau telah berhasil
menerbitkan 200 buku guru-guru dan pegiat literasi seluruh Indonesia kecuali
Papua dan Ambon karena masih satu dua guru yang ikut pelatihan menulis.
Dan pada bulan Agustus 2021 secara resmi Kamila Press sudah punya izin
usaha atau SIUP dan sekarang diganti dengan istilah SIP. Dengan SIP Kamila
Press langsung bisa mengajukan No. ISBN ke Perpusnas. Sehingga terbitan
langsung berlogo Kamila Press. Sebelumya kerja sama dengan Pustaka Ilalang.
Karena buku terbitan Kamila
Press bermutu baik Covernya yang tebal halus juga kertas dalam bookpaper
(coklat halus) ekspor serta desain cover dan layout bagus maka kebanjiran order
cetak buku. Dan pada bulan Agustus 2021 ada seorang penulis cetak 2
buku 600 eksemplar. Pencapaian yang luar biasa bagi penerbit Indie.
Sejarah berdirinya Kamila
Press
Bermula saat Pak Minin menjadi
peserta KBMN gelombang 8 , berhasil menyelesaikan 30 resume lalu membuat cover
dan di share di grup , lalu disambut seorang teman, lalu saat ke penerbit , Pak
Minin diminta untuk langsung saja mendirikan penerbitan buku , untuk ISBNnya
gabung dulu dengan perusahaan Ilalang. Maka berdirilah Penerbit Kamila Press
pada tanggal 9 September 2019.
Penerbitan buku merupakan lembaga atau institusi yang
mengolah naskah mentah dari penulis untuk dicetak dan diterbitkan secara luas.
Bagi sebagian penulis, tentunya memiliki usaha penerbitan milik sendiri
merupakan sebuah mimpi yang dicita-citakan. Namun ketika ingin memiliki usaha
penerbitan buku, kita juga harus mengetahui proses dan tahapan yang tepat agar
nantinya kita bisa menerbitkan buku yang berkualitas bagi para pembaca. Pada
pelatihan ini, kita akan mempelajari seputar penerbitan buku, mulai dari ruang
lingkup penerbit, mengenal segmentasi pasar, memahami karakter penerbitan dan
tahapan menerbitkan buku, hingga memahami strategi penilaian naskah yang layak
diterbitkan. Tidak hanya itu, kita juga akan mempelajari penyuntingan naskah,
proses promosi dan penjualan, serta permasalahan yang sering kali muncul dalam
dunia penerbitan, agar kita mampu untuk membangun usaha penerbitan buku.Buku
yang diterbitkan pertama yaitu buku bu Rosita dan pa Nurohman.
Pada tanggal 31 Agustus 2021 Pak
Minin mengurusi perizinan CV perusahaan dan terbitlah surat
perizinan dengan nama Kamila Press. Kemudian mendaftarkan diri ke
Perpusnas, dengan membuka WEB perpusnas . Lalu mengajukan nama
usaha , nama dan lain lain. Hal ini diajukan untuk meminta izin no ISBN
dan untuk bisa menerbitkan buku yang ber -ISBN. Setelah diajukan ,
kemudian muncul persetujuan. Dengan demikian Kamila Press bisa
menjadi penerbit yang ber-isbn
Berikut ini syarat-syarat
mengajukan no. Buku Ber-ISBN:
1. Penerbit harus mempunyai Link
berbayar
2. Buku yang.diajukan no. ISBN
harus dikirim lengkap ke Web Perpusnas :
a. Cover buku
b. Permohonan ISBN Buku ke Perpusnas Nasional oleh penanggung jawab
penerbit (Direkturnya)
c. Surat Pernyataan Keaslian Karya bermaterei 10.000 dan ditandatangani
penulis mengetahui penanggung jawab penerbit dg stempel peberbit
d. Naskah buku yg sudah dilayout bentuk PDF lengkap atau utuh satu buku
harus diberi WATERMAK spt ini dan nama judul buku dan penerbit.
Untuk mendirikan penerbitan buku
ternyata tidak sulit, yang penting mengetahui langkah langkah yang tepat
seperti yang telah disampaikan oleh Cak Inin .
Lima Tahap Penerbitan buku :
1. Pra writing
2.
Drafting
3.
Revisi
4.
Editing
5.
Publikasi
Berikut ringkasan langkah-langkah mendaftarkan perusahaan
penerbitan sebagai individu atau organisasi asing:
1.
Memperoleh izin dari BKPM.
2.
Mengajukan izin usaha.
3.
Mendapatkan tanda daftar
perusahaan.
4.
Menerima semua izin dan
sertifikat wajib sebagai izin resmi pendirian.
5.
Mendaftar dengan Dewan
Pers Nasional.
6.
Mendepositokan sejumlah
modal yang diwajibkan ke rekening
bank perusahaan dengan nama pemilik bisnis.
7.
Memperoleh form
inkorporasi perusahaan dan mengisinya.
8.
Menyampaikan form dengan
dokumen wajib dan izin.
9.
Memutuskan jenis materi
yang diterbitkan, misalnya koran, majalah, jurnal, buku, manual, dll.
10. Jika memiliki perusahaan penerbitan digital, materi yang
diterbitkan dapat berbentuk elektronik, konten media online dan CD.
11. Begitu perusahaan dibentuk dan mulai beroperasi, ingatlah untuk
meninjau dan terus memenuhi persyaratan hukum terbaru untuk memastikan
kepatuhan.
Demikian tulisan yang dapat
tertuang. Semoga ada manfaatnya
Salam literasi

Keren. Tuntas nih materi siap buku solo
BalasHapus